-
Cara Bekam
Di dalam melakukan pembekaman, sebaiknya ada beberapa persiapan yang dilakukan. Baik itu persiapan dari pasien, maupun persiapan yang dilakukan oleh penterapis bekam. Contoh persiapan bekam pada pasien misalnya, pasien harus dalam keadaan rilex dan tidak takut dan pasien dalam keadaan tidak terlalu kenyang. Read More -
Titik Bekam
Dalam pembekaman, ada beberapa titik bekam yang memakai titik sunnah, dan sebagian lagi memakai titik akupunktur. Titik bekam sesuai sunnah, yaitu Titik Akhdain, Ummu Mughits, Alkaahil, dan lainnya. Foto di samping adalah penentuan titik bekam dalam training bekam. Read More -
Alat Bekam
Sebelum melakukan pembekaman, penterapis bekam harus mempersiapkan kelengkapan alat bekamnya. Apa saja alat bekam yang harus dipersiapkan kelengkapannya oleh Penterapis Bekam? Apakah fungsi alat-alat tersebut? Bagaimana cara memakainya? Mari kita pelajari berikut ini. Read More
- 1
- 2
- 3
Macam-Macam Bekam
Aug 09 2012- Details
- Pilih titik bekam berdasarkan kondisi pasien.
- Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.
- Bersihkan bagian kulit yang akan dibekam dengan desinfektans/alkohol.
- Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi.
- Biarkan selama 3-5 menit.
- Lepas gelas bekam dan sayat bagian bekas bekam dengan silet, lanset, pisau bedah atau jarum steril.
- Bekam lagi posisi yang disayat tadi.
- Tunggu selama lebih kurang 3 menit sampai darah keluar dan menumpuk pada gelas bekam.
- Lepas gelas bekam dan buang darah kotor yang keluar, bersihkan kembali gelas bekam dan desinfeksi.
- Bekam lagi sebanyak 3-5 kali, atau sampai keluar cairan putih dari kulit.
- Oles bekas sayatan dan bekam dengan minyak habbatus sauda’ (jinten hitam).
- Lakukan setiap bulan atau setiap 2 minggu bagi yang penyakitnya parah.
- Pilih titik bekam berdasarkan kondisi pasien.
- Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh.Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.
- Pijat bagian yang akan dibekam dengan dilumuri minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama lebih kurang 5 menit.
- Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi. Biarkan selama 10 menit (bagi pria), 7 menit (bagi wanita) atau 3 menit (bagi anak-anak).
- Lepas gelas bekam dan pijat kembali dengan minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama 2-3 menit untuk menghilangkan bercak-bercak hitam atau blister. Lakukan selama 7 hari bagi orang dewasa dan 5 hari bagi anak-anak, kemudian diselingi masa interval selama 3 hari, lalu dilanjutkan lagi pembekaman.
- Pilih titik bekam sebagai awalan seluncur, biasanya bagian atas pundak.
- Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.
- Pijat bagian yang akan dibekam dengan dilumuri minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama lebih kurang 5 menit.
- Oleskan minyak agak banyak sebagai pelumas Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan kemudian gerakkan/seluncurkan perlahan-lahan sampai tampak bruise (memar) kemerahan. Lepas gelas bekam dan pijat kembali dengan minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama 2-3 menit.
- Pilih titik bekam pada dahi atau bagian yang nyeri.
- Pilih gelas bekam (cup) yang proporsional dengan lebar dahi (tidak terlalu besar).
- Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki secukupnya kemudian lepas.
- Lakukan hal ini secara berulang-ulang sampai kulit berwarna kemerahan.
Bekam ada 3 macam, yaitu:
1. Bekam Basah (Wet Cupping)
Yaitu: metode pengeluaran darah kotor (blood letting) dengan cara disayat dengan silet, lanset, pisau bedah atau jarum steril pada bagian yang dibekam.
Cara Melakukan Bekam Basah :
2. Bekam Kering (Dry Cupping)
Yaitu metode bekam yang tidak mengeluarkan darah dari tubuh.
Cara Melakukan Bekam Kering :
3. Bekam Seluncur (Sliding Cupping)
Yaitu metode bekam yang mana gelas bekam diseluncurkan di atas permukaan kulit yang rata (tidak tebal ototnya). Metode ini serupa dengan Guasha (cina), scrapping (inggris) atau kerokan (jawa), namun lebih aman karena tidak merusak pori-pori sebagaimana kerokan.
Cara Melakukan Bekam Seluncur :
4. Bekam Cepat (Flash Cupping) atau Bekam Tarik
Yaitu metode bekam dengan cara tarik lepas – tarik lepas secara cepat pada bagian kulit yang sukar dibekam, atau apabila dibekam gelas cenderung jatuh. Area ini biasanya di sekitar wajah dan dahi.
Cara Melakukan Bekam Cepat :



